OPD Pemkab Solok,Bersama Camat X Koto Diatas Turun Tangan Untuk Akhirnya Kisruh Peternakan Ayam Petelur Dengan Warga  

SOLOK,Autenticnews.co,- 

Kisruh antara warga Nagari Bukit Kandung dengan pengelola Peternakan ayam Petelur, selama ini yang memanas, di antara kedua belah pihak berahir setelah di tangerai oleh OPD dari Pemkab Solok Provinsi Sumatera Barat

Dalam acara pertemuan Antara Masyarakat dengan Pimpinan pengusahaan peternakan Bapak Muslim dan Dedi Selasa (7/4-2026) di lokasi Peternakan ayam petelur turut hadir Kadis DLH, Kadis Pertenian,beserta Kabid Kesehatan, dan di ikuti bapak Camat X Koto Diatas

Di luar Pengusaha dan Kadis peternakan juga ada Pemerintahan Nagari serta, Ketua KAN,Ketua Pemuda Junaidi, Ketua BPN, juga beberapa warga Bukit Kandung.

Awalnya antara warga dan pihak pengusaha sempat memanas,dari adanya pertanyaan dari salah seorang warga yang bernama Amril mantan Walinagari Bukit Kandung, mempertanyakan tentang izin dan pihak pengusaha tidak asalamu” Alaikum ke pada warga setempat dari dulu, sebutnya

Lebih lanjut di sampaikan sejak dulu tidak ada pihak perusahaan tidak pernah dilibatkan sama sekali sementara mereka tidak memiliki izin dari Wali Nagari

Ketua KAN, Arizon Datuak Mangkuto Sati juga mempertanyakan kehadiran Peternakan yang sudah berdiri selama dua tahun, kok tidak diberi tau sama warga sama sekali dan kami tidak melarang proyek itu hadir di nagari kami, tapi sebaiknya ada Rekomendasi, sedikit banyaknyo hargai lah kami, bahkan ketua pemuda, ketua KAN juga tidak pernah mereka beri tau” Ujar Ketua KAN. Arizon Datuak Mangkuto Sati saat pertemuan itu

Camat X Koto Diatas Bapak Andi, sangat sabar menghadapi keluhan warga dan juga dari pihak penguasanya menjelaskan kepada kedua belah pihak

Masalah ini dikarenakan kurang miskomunikasi,antara warga setempat dengan pihak pengusaha peternak sama warga sekitar terutama sama tokoh masyarakat jelas bapak Camat.

Lebih lanjut Camat sampaikan antara Pengusaha dan masyarakat sangat mengharapkan mulai hari ini marilah pengusaha peternak ayam saling kerja sama jadi tidak ada kecemburuan diantara warga dan juga saya sangat mengharapkan perusahaan Ayam berkembang dengan baik, masyarakat kecil juga terbantu” Ujar Camat Andi

Sementara itu Kadis DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Asnur SH.MM Menjelaskan kepada warga sebelumnya kami dari DLH sudah meneliti dengan seksama usaha Peternakan ayam Petelur, kami melihat layak atau tidaknya lokasi, apalagi ayam petelur pasti akan menimbulkan bau busuk dari limbah kotoran juga akan menimbulkan penyakit akibat lalat berhinggapan ke makanan dan lain lainnya” dan dari penelitian tidak akan menjadi masalah maka kita keluarkan izin” dari SPPL melalui aplikasi OSS dinas PTSPNaker” katanya.

Di katakan Dinas Dlh pihak pengusaha harus membangun Drinase setiap kandang, jika hujan tidak menimbulkan bau busuk sehingga warga tidak terkana dampaknya ucapkan Kadis DLH kabupaten Solok.Provinsi sumatera barat

Lebih lanjut Kadis DLH Asnur,SH.MH menyarankan kepada pihak pengusaha ayam petelur harus melakukan sosialisasi dengan masyarakat dan di fasilitasi pemerintahan Nagari setempat selaku penanggungjawab wilayah

Desrizaldi SP MP Kadis Pertanian, dalam arahannya menjelaskan, Kami berharap masalah anatara warga dan pengusaha tidak berlanjut, berahir dan mari kita saling menghargai satu sama lain

Sementara itu Pengusaha peternakan ayam petelur bapak Muslim menjelaskan apa yang dipermasalahkan oleh sebagian warga, tentang surat ijin dan limbah kita sudah mengurus izin ke kantor Wali dan sudah kita teruskan ke Camat X koto diatas dan juga ke Dinas DLH Kabupaten Solok

Pihak Pengusaha kalau soal bau pakan ternanya dan limbah, semua akan kami masukkan dalam karung dan kita akan tetap lakukan penyemprotan kandang agar tidak menimbulkan bau busuk” lagi

Sebut Muslim sebagai pengusaha kandang ayam petelur bagi masyarakat sejak buka lahan kandang ini kita sudah pekerjakan beberapa warga, tetapi kalau ada warga yang ingin Kerja di kandang ayam kami ini kami terima dengan lapang dada dan kami juga ingin sama sama kerja sama warga”Ujar Muslim selaku pengusaha peternak ayam petelur Tersebut

Ketua BPRN Nagari Bukit Kandung Zal Bakri Sutan Mudo mengharapkan pengusaha ayam.harus memperhatikan sekurangnya memberi tau adanya usaha peternakan ayam petelur di daerah kami.

Kami sama sekali tidak melarang usaha apapun yang masuk ke nagari Bukit Kandung, asalkan perusahaan itu memberitahu dan menghargai kami, terutama petinggi Nagari, ” Ujar Ketua BPRN Nagari Bukit Kandung.

(Sumber Anugrahpos com)

Redaktur: Tim-ANC