DUMAI, PEKANBARU,Autenticnews.co,
30 September 2026 — SMK Negeri 5 Dumai kembali melangkah keluar ruang kelas untuk menghadirkan pembelajaran yang nyata, kontekstual, dan bermakna. Melalui program kunjungan industri sekaligus edukasi budaya, rombongan siswa dan guru sekolah ini menyambangi dua lokasi penting di Kota Pekanbaru: PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk serta Museum Sang Nila Utama.
Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan belajar biasa, melainkan wujud nyata komitmen sekolah menjembatani teori yang dipelajari di bangku sekolah dengan kenyataan dunia kerja, sekaligus menanamkan penghargaan terhadap akar budaya daerah.
Menyaksikan Langsung Dunia Kerja di Indofood
Langkah pertama rombongan diarahkan ke pabrik PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Pekanbaru. Kunjungan ini khusus diikuti para siswa jurusan Kimia Industri, yang sehari-hari mempelajari proses, rumus, dan standar di dalam laboratorium kelas. Kini, mereka melihat langsung bagaimana ilmu itu diterapkan dalam skala produksi nyata.
Di lokasi, para siswa dipandu memahami alur kerja, standar keselamatan kerja, sistem pengendalian kualitas produk, hingga budaya kedisiplinan yang dijunjung tinggi perusahaan. Bagi para peserta, pengalaman ini membuka wawasan bahwa kompetensi yang mereka pelajari bukan sekadar hafalan, melainkan bekal nyata yang harus dijalankan dengan ketelitian, tanggung jawab, dan sikap profesional.
“Sekolah tidak hanya mengajarkan apa, tetapi juga bagaimana bekerja dengan benar, aman, dan berkualitas. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan diri,” ujar salah satu guru pendamping.
Menyelami Jejak Sejarah di Museum Sang Nila Utama
Tak hanya mendalami dunia industri, para siswa jurusan Analisis Pengujian Laboratorium (APL) juga diajak menelusuri kekayaan sejarah dan kearifan lokal di Museum Sang Nila Utama. Di sini, pembelajaran berubah menjadi perjalanan menyusuri identitas Provinsi Riau—mulai dari warisan budaya, benda bersejarah, hingga cerita peradaban yang tumbuh di tanah ini.
Melihat langsung koleksi yang tersimpan, para siswa seolah diajak berdialog dengan masa lalu. Pembelajaran yang biasanya hanya tertulis di buku kini tampak hidup, menyadarkan mereka bahwa mengenang sejarah dan mencintai budaya adalah bagian tak terpisahkan dari pembentukan karakter diri.
Menghubungkan Kompetensi, Karakter, dan Masa Depan
Kepala SMKN 5 Dumai, Yannuar, ST., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta didik tidak hanya dengan keahlian teknis, tetapi juga dengan wawasan yang luas dan kepribadian yang kokoh.
“Kami ingin lulusan SMKN 5 Dumai tidak hanya cakap secara kejuruan, tetapi juga memahami etos kerja, memiliki rasa cinta terhadap budaya bangsa, dan siap bersaing di kancah yang lebih luas. Kunjungan ini menjembatani sekolah, dunia industri, dan masyarakat,” tegasnya.
Dengan semangat “Mewujudkan Lulusan Kompeten, Berkarakter, dan Berdaya Saing Global”, SMKN 5 Dumai terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang menyentuh kenyataan. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap siswa pulang bukan hanya membawa pengetahuan baru, melainkan juga tekad yang lebih kuat: belajar dari industri, mengenal budaya, dan membangun masa depan. (RED-ANC)
Narasumber: SMKN 5 DUMAI.
