ROKANHILIR,Autenticnews.co,-
Sebuah musibah kebakaran melanda kediaman warga di wilayah Kota Bagansiapiapi, tepatnya di Jalan Kecamatan Batu 4 RT 10 RW 01, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Peristiwa nahas ini terjadi pada hari Sabtu, 4 Juli 2026 sekitar pukul 04.30 WIB dini hari dan sempat menimbulkan kepanikan bagi warga sekitar.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka bakar. Berkat kerja sama yang solid antara warga, petugas Pemadam Kebakaran, serta personel TNI dari Koramil 01/Bangko, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.00 WIB pagi.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Kantan S.IP (43 tahun), peristiwa berawal ketika ia mendengar teriakan warga dari luar rumah yang memberitahukan adanya kobaran api. “Saat itu sekitar pukul 04.30 WIB saya mendengar warga berteriak ada api di bagian belakang rumah. Saya langsung membangunkan seluruh anggota keluarga dan segera mengevakuasi anak-anak keluar ke tempat yang aman,” ungkapnya.
Tak lama setelah itu, warga sekitar berdatangan secara beramai-ramai untuk membantu proses evakuasi barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan sebelum api semakin membesar. Sekitar pukul 05.00 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan penyemprotan air secara intensif untuk menahan laju api.
Tidak hanya petugas Damkar, Babinsa Koramil 01/Bangko, Serka Alpin bersama anggota piket Koramil Sersan Y. Purba juga segera tiba di lokasi pada waktu yang hampir bersamaan. Kedua personel TNI tersebut langsung turun tangan membantu proses pemadaman, mengatur jalur evakuasi, serta memastikan keamanan lingkungan sekitar agar api tidak menjalar ke bangunan lain.
Bangunan yang terbakar sebagian besar menggunakan material papan, sehingga membuat api dapat merambat dengan sangat cepat dan meluas dalam waktu singkat. Namun, bagian depan rumah yang dibangun dengan bahan beton dan struktur lebih kokoh berhasil berfungsi sebagai penahan alami, sehingga kobaran api tidak sampai merusak seluruh bagian bangunan dan menyelamatkan struktur utama rumah.
Setelah kurang lebih satu jam melakukan penanganan bersama, tepatnya pukul 06.00 WIB, api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tim kemudian melanjutkan proses pendinginan menyeluruh untuk mencegah munculnya api kembali akibat panas yang masih terperangkap di dalam material bangunan.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini tetap menimbulkan kerugian materiil yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta. Kerusakan meliputi tiga unit sepeda motor, satu unit mesin genset, satu unit mesin kapal, satu unit sepeda, serta berbagai peralatan dapur dan kebutuhan rumah tangga lainnya yang habis terbakar.
Dugaan sementara dari pihak berwenang menyebutkan bahwa penyebab utama kebakaran ini diduga berasal dari korsleting arus listrik yang terjadi di bagian belakang rumah. Penggunaan material papan yang mudah terbakar menjadi faktor utama yang membuat api berkembang dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan pada tahap awal.
Kecepatan respon dan kekompakan menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak kerusakan. Berkat kerja sama yang baik antara warga, petugas Damkar, serta personel Koramil, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke rumah-rumah warga yang berdekatan. “Respon cepat dari masyarakat, petugas pemadam kebakaran, serta Babinsa di lapangan sangat membantu sekali. Berkat itu, api tidak sampai menjalar ke rumah sebelah maupun bagian depan rumah yang lebih permanen,” ujar salah seorang warga yang turut membantu di lokasi kejadian.
Menyikapi peristiwa ini, pihak berwenang menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Disarankan untuk secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, mengganti kabel yang sudah tua atau rusak, serta menyediakan alat pemadam api ringan atau sarana pemadaman sederhana sebagai langkah antisipasi awal apabila terjadi kebakaran.
Melalui pernyataannya, Komando Distrik Militer (Kodim) 0321/Rokan Hilir melalui Koramil 01/Bangko kembali mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, terutama saat menggunakan peralatan listrik maupun kompor memasak. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor ke pihak berwajib jika melihat potensi bahaya atau asap yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. (Amir -ANC)












