KAMPAR,Autenticnews.co,-
Diduga kuat gaji salah seorang dari perangkat desa lipat kain selatan kecamatan Kampar kiri kabupaten Kampar Riau,tengah menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat, dimana informasi yang berkembang disebut sebut kepala desa (J) mengelapkan gaji perangkatnya selama kurang lebih dua tahun.
Ditelusuri kebenaran informasi tim investigasi media ini memintai keterangan Kepala dusun (Kadus) IV khatulistiwa desa lipat kain selatan Boy Setiawan,diduga korban dan merasa sangat dirugikan atas tindakan dari kades yang diindikasikan telah menggelapkan gajinya.
Menurut Boy Setiawan peristiwa ini telah berlangsung kurang lebih selama dua tahun, sebelumnya pak kades memberikan surat peringatan (SP) dan pemberhentian secara bersamaan kepada saya pada 06 Juni 2023
No.140/KD-LKS/102 “ucap boy saat ditanya wartawan pada 11 September 2025 dilipat kain selatan.
“Pihak kecamatan Kampar kiri belum memberi rekomendasi atas pemberhentian saya, karna diduga tidak sesuai Perda no 12 tahun 2017 sebagaimana yang tertuang didalam balasan surat tanggapan izin pemberhentian perangkat desa yang ditujukan kepada kades lipat kain selatan,No 140/PEM-KK/104 pada 20,07,2023″Bebernya.!
Boy berharap kepada redaksi media ini untuk mengawal dan menggali informasi yang akurat dan akuntabel,terkait kejelasan statusnya sebagai kepala dusun IV khatulistiwa desa lipat kain selatan dan perihal gajinya yang diduga digelapkan Kades.
Menanggapi hal terkait pemberhentian Sepihak perangkat desa yang diduga tidak sesuai regulasi yang diterapkan pemerintah daerah, perwakilan media ini mendatangi bapak Marjanis SE, selaku camat Kampar kiri guna melakukan konfirmasi yang bertujuan mengumpulkan pakta dan data dari sumber yang kredibel yang berwenang.
” Kasih waktu nanti saya hubungi pak kades selatan” kata camat dikantornya.
Beberapa hari setelahnya melalui sambungan pesan WhatsApp pribadi” Gugat saja ke PTUN”
Pesan singkat camat kepada seseorang wartawan lipat kain.
Adapun dengan tidak ada kejelasan dari status dan gajinya Boy Setiawan membuat laporan pengaduan kepada inspektorat kabupaten Kampar pada 29 Agustus 2025.Yang ditangani dan tengah diselidiki oleh Irban kewilayaan dua inspektorat kabupaten Kampar.
Setelah laporan masuk terkait pemberhentian yang diduga sepihak dan dugaan penggelapan gaji perangkat desa, Boy Setiawan dipanggil inspektorat kabupaten Kampar (Irban kewilayaan dua) dan dimintai keterangan pada 8 September 2025 dikantor inspektorat kabupaten Kampar di Bangkinang.
Sebelumnya dengan beredarnya informasi bahwa Boy Setiawan telah membuat laporan pengaduan ke inspektorat kabupaten Kampar, melalui sekdes kepala desa lipat kain selatan memanggil boy Setiawan ke kantor desa.
” Gaji berkemungkinan bisa dibayar tiga bulan gaji, tapi buat surat pengunduran diri” tutur Boy sambil menirukan bahasa sekdes.
Berselang waktu Boy kembali dipanggil kekantor desa Lipat kain selatan melalui inisial (N) mengatakan” kalau gaji itu hanya berkisar Rp.10.000,000 saja yang bisa dibayar sama kades,dan buat surat pengunduran diri,jika setuju nanti istri pak kades kerumah abang ” jelas boy seraya menirukan ucapan inisial N kepada nya.
Melalui media ini Boy Setiawan selaku kepala Dusun IV khatulistiwa Desa Lipat kain selatan, berharap dengan segala hormat kepada bapak Bupati Kampar, CQ.inspektur inspektorat kabupaten Kampar, agar segera menyelesaikan persoalan yang menjeratnya.Dan menindak keras oknum kades lipat kain selatan jika ditemukan penyimpangan dan Penggelapan terhadap gajinya.
Tim media ini mendatangi Kantor desa lipat kain selatan dan bertemu dengan sekdes, menurut sekdes bukan kewenangannya untuk menjawab,dan mengatakan ” Gugat ke PTUN”
Kepala desa berulang kali dihubungi melalui telepon WhatsApp pribadinya tetapi memilih bungkam.
Beberapa orang sumber yang berkompeten didesa lipat kain selatan,menyampaikan kepada redaksi media ini,”bukan hanya boy Setiawan saja yang diduga gaji nya di gelapkan kades ,tetapi masih ada satu orang perangkat desa yang sudah meninggal dua tahun terakhir ini, ironi nya gaji atas nama almarhum diduga masih keluar” diduga kuat digelapkan sang kades ,
Camat Kampar kiri bapak Marjanis SE dihubungi tim media ini , terkait nama Prangkat desa yang sudah meninggal ” belum dilakukan penjaringan sampai saat ini ,dan silakan hubungi Pemdes desa lipat kain selatan” kata bapak camat melalui telfon WhatsApp pribadinya.
Hingga berita ini diterbitkan, kades lipat kain selatan memilih bungkam. (Tim/ANC)
