Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Melepas Keberangkatan Peserta Arus Balik Mudik Gratis Idulfitri

Oplus_131072

PALUTA,Autenticnews.co,-

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) secara resmi telah melepas keberangkatan peserta arus balik pada program Mudik Gratis Idulfitri yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pelepasan rombongan dilakukan pada Kamis (26/3/2026) sore, yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Paluta, Bangun Parlaungan, SE., MM., menggantikan Bupati H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Dinas Perhubungan Yusuf Muda Hsb.

Dalam amanatnya, Bangun Parlaungan memberikan pesan khusus kepada para pengemudi bus untuk selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan menuju Medan. “Tolong dijaga keselamatan dan kenyamanan warga kita yang menjadi peserta mudik hari ini. Utamakan keselamatan daripada kecepatan. Mudah-mudahan perjalanan arus balik tahun ini tidak ada kendala dan seluruh penumpang selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Secara teknis, proses kepulangan pemudik dari Paluta ke Medan dilaksanakan secara bertahap. Setiap hari akan diberangkatkan tiga unit bus dengan kapasitas masing-masing 40 penumpang, dan layanan ini akan berlangsung hingga Sabtu (28/3/2026).

Program arus balik ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Mudik Gratis Idulfitri Pemprov Sumut. Sebelumnya, arus mudik telah dilepas secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Stasiun Besar Kereta Api Medan pada Senin (16/3/2026), dengan lebih dari 6.500 peserta yang diberangkatkan ke berbagai daerah.

Gubernur Bobby Nasution menjelaskan bahwa program angkutan gratis ini dirancang untuk menekan volume mudik menggunakan kendaraan pribadi, meringankan beban biaya masyarakat, mengurai kemacetan, serta meminimalisasi potensi kecelakaan. “Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ingin membantu mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Ini kita lakukan agar lalu lintas lebih lancar, angka kecelakaan menurun, dan tentunya mengurangi cost (biaya) transportasi masyarakat,” tegasnya.(P.Hrp-ANC)

Exit mobile version