PALUTA. Autenticnews.co,-
Rondaman Siburegar, Halongonan – Penutupan turnamen sepak bola PUMAH Cup II ke-40 yang diselenggarakan di Desa Rondaman Siburegar berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian turnamen tahunan yang telah menjadi tradisi turun-temurun di wilayah tersebut.
Acara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, Anggota DPRD Habibi Pardamean Harahap, serta jajaran pimpinan OPD, TNI/Polri, Ketua KONI, Ketua Askab PSSI Paluta, Camat Halongonan, dan Ketua APDESI Paluta.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IPPMH Kota Medan, Pangundian Siregar S.H, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir memenuhi undangan panitia. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
Selain itu, beliau juga secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, baik panitia pusat maupun panitia lokal, yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Halongonan dan Halongonan Timur yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Ia juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada para pendahulu dan pendiri IPPMH, serta seluruh senior IPPMH yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pemikirannya dalam membangun serta menjaga eksistensi organisasi hingga saat ini. Menurutnya, keberlangsungan turnamen PUMAH Cup yang telah berjalan puluhan tahun tidak terlepas dari jasa dan perjuangan para pendahulu tersebut.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa turnamen PUMAH Cup merupakan agenda tahunan yang memiliki nilai historis dan sosial yang tinggi bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa turnamen ini telah berlangsung selama kurang lebih 50 tahun dan terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangundian Siregar juga menyampaikan harapan sekaligus kritik konstruktif kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara agar memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pembinaan olahraga di daerah, khususnya terhadap turnamen PUMAH Cup. Ia menilai bahwa kegiatan yang telah berlangsung puluhan tahun ini seharusnya mendapatkan dukungan yang lebih optimal, baik dari segi fasilitas, pendanaan, maupun pembinaan atlet.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dapat lebih hadir dan memberikan perhatian nyata terhadap kegiatan olahraga masyarakat seperti ini. Turnamen yang sudah berjalan hampir setengah abad ini merupakan aset daerah yang patut dijaga dan dikembangkan,” tegasnya.
Penutupan PUMAH Cup II ke-40 ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, di Kabupaten Padang Lawas Utara. (P.Hrp-ANC)
