Kepedulian Nyata: Ketua TP PKK Paluta Sambangi Korban Kebakaran di Pasar Gunungtua, Berikan Dukungan Moril dan Semangat

PALUTA,Autenticnews.co,-

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Padang Lawas Utara, Ny. Refina Reski Basyah Harahap, bersama jajaran pengurus, turun langsung ke lokasi bencana untuk menyambangi para korban musibah kebakaran di Lingkungan IV, Kelurahan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Rabu (22/4/2026).

Kunjungan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan empati tinggi terhadap nasib warga yang baru saja tertimpa musibah. Selain memberikan dukungan moril secara langsung, kehadiran rombongan TP PKK juga bertujuan untuk menguatkan mental para korban yang baru saja kehilangan tempat tinggal dan tempat usaha mereka akibat dilalap si jago merah.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Refina Reski Basyah Harahap tidak hanya melihat kondisi lokasi kejadian, tetapi juga menyempatkan diri berbincang akrab dengan para korban. Ia mendengarkan langsung keluh kesah, menyerap aspirasi, serta memberikan semangat agar keluarga yang terdampak dapat segera bangkit dari keterpurukan.

Ucapkan Duka Cita dan Atensi Pemerintah

Dalam sambutannya yang penuh haru, Ketua TP PKK menyampaikan rasa duka cita yang mendalam sekaligus pesan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar TP PKK Kabupaten Padang Lawas Utara, kami menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa Bapak dan Ibu sekalian. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa Bapak dan Ibu tidak sendirian menghadapi cobaan ini,” ujarnya dengan penuh empati.

Ia juga menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk atensi langsung dari Bupati Padang Lawas Utara untuk memastikan kondisi kesehatan serta kebutuhan dasar para korban dapat terpenuhi selama masa pemulihan.

“Harta benda yang terbakar biarlah menjadi ujian yang harus kita ikhlaskan. Yang terpenting dan patut kita syukuri adalah keselamatan jiwa. Mari kita hadapi ujian berat ini dengan kesabaran, ketabahan, dan saling menguatkan. Bapak Bupati sedang tugas di luar kota, kalau ada yang mau disampaikan atau diceritakan, silahkan sampaikan kepada kami atau kepada Bapak Camat,” tambahnya.

Kronologi dan Dampak Kebakaran

Kehadiran jajaran TP PKK ini merupakan respons cepat terhadap insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan permukiman padat penduduk tersebut pada Kamis (16/4/2026) siang pekan lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diketahui bermula dari salah satu rumah warga dan dengan cepat membesar karena didorong oleh angin. Api dengan cepat menjalar dan menyambar bangunan-bangunan di sekitarnya. Warga sekitar yang panik sempat berusaha memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan tiba.

Tak berselang lama, tiga unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi. Berkat upaya keras petugas yang dibantu oleh masyarakat setempat, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 14.40 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak lima unit rumah dan warung ludes terbakar habis. Kelima bangunan tersebut diketahui merupakan milik warga yang mayoritas berprofesi sebagai wiraswasta, yaitu:

– Samson Harahap (62)

– Jhoni Siregar (42)

– Mora Pinayungan Hasibuan (57)

– Mula Parmonangan Harahap (49)

– Mukso Ginda (55)

Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar, Namun Selamat dari Korban Jiwa

Beruntungnya, peristiwa nahas ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materiil sangat besar karena seluruh bangunan beserta isinya, termasuk barang dagangan, hangus tak bersisa. Total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 1,2 miliar.

Di tengah masa pemulihan yang berat dan ketidakpastian yang dirasakan para korban, kunjungan serta perhatian dari Ketua TP PKK dan jajaran menjadi “oase” yang memberikan ketenangan batin.

Solidaritas dan kehadiran langsung ini menjadi bukti nyata kuatnya ikatan kekeluargaan dan kepedulian antar sesama di Kabupaten Padang Lawas Utara, menunjukkan bahwa pemerintah dan organisasi kemasyarakatan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat sedang tertimpa musibah. (P.Hrp-ANC)