Perlu Perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar: Warga Perumahan Ufaira 3 Residence Usulkan Perbaikan Jalan dan Turap Parit Utama

Oplus_131072

KAMPAR,Autenticnews.co,-

Tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan sebagian besar jalan di lingkungan Desa Kualuh, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, tergenang air. Masalah ini muncul bukan tanpa alasan; kondisi infrastruktur jalan desa yang sudah rusak parah serta ketiadaan gorong-gorong di sisi bahu jalan menjadi penyebab utama sulitnya air hujan mengalir dan akhirnya menggenangi badan jalan.

Kondisi memprihatinkan ini disampaikan langsung oleh Ketua Perumahan Ufaira 3 Residence, Abidah, yang diwakili oleh Sekretarisnya, Hengky, saat ditemui di lokasi kegiatan gotong royong warga pada Minggu, 24 Mei 2026. Saat itu, warga secara bersama-sama sedang membersihkan ruas Jalan Rusa di Desa Kualuh beserta parit utama yang ada di sepanjang jalan tersebut, sebagai upaya mandiri untuk mengurangi dampak buruk dari genangan air yang kerap terjadi.

“Kami atas nama seluruh warga Perumahan Ufaira 3 Residence memohon kepada Pemerintah Kabupaten Kampar agar kiranya dapat memperhatikan kondisi kami, terutama dengan membangun drainase dan gorong-gorong yang memadai di sisi bahu jalan. Hal ini sangat kami harapkan agar aliran air hujan dapat berjalan lancar, tidak meluap, dan tidak lagi menggenangi badan jalan yang sudah rusak ini,” ujar Hengky menyampaikan aspirasi warga.

Selama ini, warga sebenarnya telah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah dampak yang lebih parah akibat genangan air. Secara rutin, mereka melakukan kerja bakti dan gotong royong untuk membersihkan saluran air serta parit utama agar tidak tersumbat sampah atau lumpur. Namun, upaya mandiri tersebut dirasa belum cukup memecahkan masalah akar penyebabnya. Kerusakan struktur jalan yang semakin parah ditambah belum tersedianya saluran pembuangan air yang layak membuat masalah genangan air terus berulang dan sulit diatasi sepenuhnya.

Kondisi ini menjadi jauh lebih sulit ketika musim hujan tiba. “Apalagi jika sudah masuk musim hujan seperti belakangan ini, genangan air yang bercampur dengan tanah menjadikan jalanan di sini penuh lumpur dan becek. Kondisi ini sangat menyulitkan kami, baik untuk beraktivitas sehari-hari maupun untuk berlalu lintas, karena jalan menjadi licin dan sulit dilewati oleh kendaraan maupun pejalan kaki,” tambahnya dengan nada kekhawatiran.

Warga juga menyampaikan kekecewaan mendalam karena perbaikan jalan yang menjadi wewenang pemerintah tersebut tak kunjung terealisasi. Sudah bertahun-tahun lamanya, akses jalan utama yang menjadi penghubung menuju Perumahan Ufaira 3 Residence ini kondisinya tidak mengalami perbaikan sama sekali, justru semakin rusak seiring berjalannya waktu.

“Harapan besar kami, mohon hal ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya pihak Pemerintah Desa Kualuh. Sudah bertahun-tahun jalan ini dibiarkan begitu saja tanpa ada perubahan atau perbaikan berarti, padahal jalan ini adalah akses utama kami,” ungkap Hengky mewakili suara warga.

Di tempat yang sama, seorang warga yang enggan disebutkan namanya juga menyampaikan keluhan senada. Ia mengaku setiap hari harus melewati Jalan Rusa tersebut dan melihat kondisinya yang semakin memburuk dari hari ke hari. Jalan yang dulunya masih layak dilalui, kini penuh dengan lubang-lubang besar dan tidak ada tanda-tanda perawatan sama sekali.

“Saya setiap hari lewat jalan Rusa ini, kondisinya begini terus, bahkan makin lama makin parah dan tidak terawat. Banyak lubang di sana-sini yang membuat kami harus berputar arah atau berisiko merusak kendaraan. Harapan kami, semoga setelah adanya laporan dan aspirasi ini, pihak Pemerintah Kabupaten Kampar segera menanggapi dan menjadikan masalah ini prioritas perbaikan, agar kami warga di sini bisa bernapas lega dan memiliki akses jalan yang layak serta aman,” tutupnya penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu tanggapan dan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah terkait usulan perbaikan jalan dan pembangunan turap parit utama tersebut demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (Tim-ANC)