PALUTA,Autenticnews.co,-
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (PALUTA), Provinsi Sumatera Utara, hari ini Minggu (13/9/2026) resmi merealisasikan rehabilitasi jembatan penghubung antara Desa Rampa Jae dan Desa Rampa Julu, Kecamatan Padang Bolak. Perbaikan jembatan ini merupakan wujud pelaksanaan program TNI Merah Putih tahap 2 dan disambut sangat baik serta penuh rasa syukur oleh seluruh lapisan masyarakat setempat.
Sebelumnya, di akhir bulan Agustus 2026, Tim Redaksi Autenticnews.co telah mengonfirmasi langsung kepada Wakil Bupati PALUTA, H. Basri Harahap, terkait kondisi jembatan yang rusak parah dan membahayakan pengguna. Keluhan tersebut disampaikan oleh Saparuddin Simamora, salah satu tenaga pengajar di pesantren Desa Rampa Jae, yang menyatakan kekhawatiran atas kondisi jembatan yang berlubang dan lapuk, serta sering dilalui anak-anak sekolah setiap harinya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati H. Basri Harahap memberikan respons positif dan tegas: “Koordinasi kami dengan Kodim dan Koramil Padang Bolak sudah dilakukan, dan insya Allah rehabilitasi jembatan dalam program Merah Putih tahap 2 akan segera dilaksanakan.”
Kini, janji tersebut telah menjadi kenyataan. Pada pelaksanaan rehabilitasi hari ini, masyarakat dari lima desa — Desa Rampa Julu, Desa Rampa Jae, Desa Mananti, Desa Paran Pafang, Desa Rahuning Jae, dan Desa Rahuning Julu — secara sukarela turun langsung ke lokasi untuk bekerja sama secara gotong royong membantu perbaikan jembatan.
Dari pantauan langsung Tim pewarta Autenticnews.co di lapangan, terlihat jelas semangat dan kebersamaan warga yang bahu-membahu demi kepentingan bersama. Suasana terlihat hangat dan penuh harapan.
“Seluruh masyarakat merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah PALUTA, karena telah memperhatikan dan mendengar aspirasi kami,” ucap salah satu perwakilan warga dengan penuh haru.
Perbaikan jembatan ini tidak hanya menyelesaikan persoalan akses antar-desa yang sempat terhambat dan berbahaya, tetapi juga menjadi bukti sinergi yang baik antara pemerintah daerah, institusi TNI, dan kekuatan gotong royong masyarakat — nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Padang Lawas Utara. (Tim-Red-ANC)












