Tim Mabes TNI Tinjau Lahan Ex-Karhutla dan Cek Kanal serta Embung di Rokan Hilir, Perkuat Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

ROKAMHILIR,Autenticnews.co,-

Tim Penyuluh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melakukan peninjauan lapangan terhadap lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus pemeriksaan saluran air (kanal) dan embung di wilayah Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang setiap tahun menjadi tantangan serius bagi wilayah Riau.

Rombongan Tim Mabes TNI dipimpin langsung oleh Brigjen (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., M.A., didampingi enam orang personel tim penyuluh. Dalam pelaksanaannya, tim juga didampingi oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 05/Rokan Matir, Kapten Inf. Sudarwanto beserta jajaran, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Tujuan Peninjauan: Dapatkan Gambaran Faktual di Lapangan

Peninjauan ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan, khususnya lahan-lahan yang pernah terdampak kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, tim juga memeriksa fungsi dan keberadaan kanal serta embung yang berperan penting dalam sistem pengelolaan tata air di wilayah tersebut.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi lahan ex-Karhutla, sekaligus memastikan keberadaan dan kondisi kanal serta embung sebagai sarana pendukung dalam pengelolaan tata air dan upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla,” ungkap Brigjen Benny P. Nadeak.

Lebih lanjut, peninjauan juga ditujukan untuk mengidentifikasi kondisi sarana pengendalian tata air di lapangan, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi yang akurat dalam menentukan langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran tinggi.

Kanal dan Embung Kunci Ketersediaan Air di Musim Kemarau

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan mendetail terhadap kondisi kanal dan embung yang ada di Kepenghuluan Pasir Putih. Kedua sarana tersebut memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga ketersediaan air dan pengelolaan tata air di wilayah tersebut, terutama pada saat musim kemarau yang kerap memicu terjadinya kebakaran lahan.

Dengan berfungsinya kanal dan embung dengan baik, diharapkan kelembapan tanah dapat terjaga sehingga potensi kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat wilayah Rokan Hilir merupakan salah satu wilayah yang memiliki riwayat kebakaran hutan dan lahan yang cukup luas.

Hasil Peninjauan Sebagai Dasar Langkah Preventif

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh data dan gambaran faktual mengenai kondisi lahan ex-Karhutla serta sarana pendukung pengelolaan air di wilayah tersebut. Hasil peninjauan ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah preventif yang lebih terarah, serta meningkatkan kesiapsiagaan semua pihak dalam menghadapi potensi Karhutla di masa mendatang.

Kegiatan peninjauan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara TNI, jajaran komando kewilayahan, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat terus diperkuat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hilir. Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci utama keberhasilan upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan bencana ekologis tersebut. (Amir -ANC)