Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang Menimpa Warga Hingga Meninggal, DLH Binjai Turun Satgas Mitigasi ke Lapangan Merdeka

Oplus_131072

BIANJAI, Autenticnews.co,-

Musibah berdarah menimpa warga Kota Binjai di tengah cuaca ekstrem yang melanda belakangan ini. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dahan dan ranting pohon besar tumbang dan menimpa seorang warga hingga meninggal dunia. Peristiwa memilukan ini mendorong Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera mengerahkan Satgas Mitigasi Pohon guna melakukan pemangkasan dan penanganan pohon-pohon berisiko tumbang di sejumlah titik rawan.

Pada Selasa (15/9/2026), tim Satgas Mitigasi Pohon DLH Kota Binjai dikerahkan ke kawasan Lapangan Merdeka Binjai, Jalan Veteran, Kecamatan Binjai Kota. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif sekaligus penanganan langsung terhadap ranting dan dahan pohon yang dinilai rawan tumbang, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan berpotensi ekstrem sewaktu-waktu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Ahmad Yani, S.STP., M.AP., turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya penanganan dan pemangkasan pohon rawan. Dalam operasi tersebut, DLH Binjai mengerahkan armada truk skylift crane serta personil berseragam khusus untuk menyisir satu per satu pohon peneduh berukuran besar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar fasilitas umum tersebut.

Duka Cita Mendalam atas Korban Jiwa

Di tengah kegiatan penanganan pohon rawan tersebut, Ahmad Yani turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang merenggut nyawa warga akibat tertimpa dahan pohon saat cuaca buruk melanda.

“Atas nama keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota Binjai, kami menyampaikan duka cita yang mendalam — innalillahi wa inna ilaihi raji’un — atas adanya korban jiwa yang meninggal dunia akibat tertimpa dahan atau ranting pohon saat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Semoga Almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Ahmad Yani dengan nada sedih.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa keberadaan pohon-pohon besar di kawasan permukiman maupun fasilitas umum harus senantiasa dipantau kondisinya, terutama saat musim cuaca ekstrem. Pohon yang sudah tua, rapuh, atau memiliki dahan gampang patah dapat berubah menjadi bahaya yang mengancam keselamatan nyawa manusia dalam sekejap.

Imbauan Waspada di Tengah Cuaca Ekstrem

Kadis LH Binjai kemudian menyampaikan imbauan serius kepada seluruh masyarakat Kota Binjai untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan diri, mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan.

“Kami mengimbau dengan sangat kepada warga masyarakat, pengendara, maupun pengunjung fasilitas publik untuk selalu berhati-hati. Apabila hujan deras dan angin kencang melanda, hindari berteduh atau beraktivitas di bawah pohon-pohon besar yang rindang, papan reklame, maupun struktur bangunan yang rawan roboh. Carilah tempat berlindung yang aman dan terlindungi,” tegasnya.

Ahmad Yani juga menekankan bahwa cuaca ekstrem saat ini bukan hal yang bisa dianggap remeh. Angin kencang dan hujan lebat dapat melemahkan struktur dahan maupun batang pohon sehingga mudah patah atau tumbang, bahkan pada pohon yang terlihat kokoh sekalipun. Oleh karena itu, kesadaran dan kewaspadaan setiap warga menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya korban jiwa serupa.

Pemangkasan Berkelanjutan, Warga Diminta Aktif Melaporkan Pohon Rawan

Kegiatan pemangkasan dan mitigasi pohon yang dimulai dari kawasan Lapangan Merdeka ini tidak akan berhenti di satu titik saja. DLH Kota Binjai berencana melakukan penanganan secara berkala dan menyeluruh di sejumlah titik rawan lainnya yang tersebar di seluruh wilayah Kota Binjai. Tujuannya jelas: meminimalisir potensi bahaya akibat pohon tumbang serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Pemerintah Kota Binjai juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama. Warga yang melihat atau mengetahui keberadaan pohon yang miring, batangnya berlubang, dahan-dahannya sudah kering dan rapuh, atau berpotensi rawan tumbang di lingkungannya, diminta segera melaporkannya kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas Satgas Mitigasi.

“Kita bekerja sama. Jika warga menemukan pohon yang berbahaya di sekitar rumah, jalan, atau tempat keramaian, jangan ragu untuk melapor. Kita akan segera ke lokasi dan melakukan tindakan yang diperlukan agar tidak ada lagi korban yang jatuh,” harap Ahmad Yani.

Musibah pohon tumbang yang merenggut nyawa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Di tengah perubahan iklim dan cuaca yang semakin tidak menentu, perawatan dan pemantauan pohon di ruang publik bukan sekadar soal keindahan lingkungan, melainkan soal keselamatan jiwa manusia. Semoga langkah cepat DLH Binjai ini dapat bermanfaat dan mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.(RWP, Tim-ANC)

Exit mobile version