Kondisi SDN 007 Hangtuah Kampar Memprihatinkan, Dinas Pendidikan Janji Masukkan Daftar Rehab APBD-P

Oplus_131072

KAMPAR,Autenticnews.co,-

Setiap tahun, pemerintah pusat selalu mengucurkan dana Alokasi khusus (DAK) hingga ratusan miliar rupiah untuk kegiatan rehabilitasi gedung sekolah  tingkat SD di Provinsi Riau. Namun, realita di lapangan menunjukkan masih banyaknya unit sekolah yang kondisinya jauh dari layak huni dan memprihatinkan.

Hasil pantauan tim pewarta Autenticnews.co di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, terlihat jelas beberapa bangunan sekolah mengalami kerusakan yang cukup parah. Mulai dari plafon yang sudah rapuh dan terlepas, kaca jendela yang pecah atau hilang, atap yang bocor saat hujan turun, hingga cat dinding yang sudah kusam dan mengelupas.

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah SDN 007 Hangtuah yang terletak di Kecamatan Pantai Raja, Kabupaten Kampar. Secara visual, kondisi fisik bangunan sekolah ini sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan penanganan serius agar proses belajar mengajar bisa berjalan aman dan nyaman.

Merespons hal tersebut, Pimpinan Redaksi Media Online Autenticnews.co melakukan konfirmasi langsung kepada Zulkifli Yunus selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Kamis (7/5/2026) melalui pesan WhatsApp. Dalam komunikasi tersebut, ditunjukkan pula dokumentasi foto kondisi bangunan yang rusak parah sebagai bukti lapangan.

Menerima laporan tersebut, Zulkifli yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) sekretaris Disdikpora Kampar memberikan respons positif. Ia menyampaikan terima kasih atas laporan dan perhatian yang diberikan oleh pihak media.

“Terimakasih kepada Tim Media Bapak. Mudah-mudahan tahun ini kita masukkan ke dalam daftar tunggu rehab di APBD-P ini,” ujar Zulkifli.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kerusakan yang terjadi dinilai sudah terlalu parah sehingga tidak mungkin lagi diperbaiki hanya mengandalkan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Anggaran tersebut dinilai tidak akan cukup untuk menutupi biaya perbaikan menyeluruh.

“Sebab kondisinya terlalu parah, mungkin tak bisa lagi di kaper dengan Dana BOS ini. Jadi nanti kita fokus memperbaiki di APBD-P,” tegasnya.

Dengan janji ini, masyarakat dan pihak sekolah berharap agar usulan rehabilitasi tersebut benar-benar dapat direalisasikan dalam perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD-P) tahun ini, demi terciptanya lingkungan belajar yang layak dan aman bagi anak-anak didik. (Rudi-ANC)

Exit mobile version