Panen Perdana 1.080 Kg Ikan Patin, BUMDes Istana Maligai Muara Takus Dorong Penguatan Ekonomi Warga

Oplus_131072

XIII KOTO KAMPAR,Autenticnews.co,-

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Istana Maligai, yang berkedudukan di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mencatat pencapaian penting pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan panen perdana budidaya ikan patin yang dilaksanakan berhasil menghasilkan sebanyak 1.080 kilogram ikan. Keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi sektor perikanan darat sekaligus memperkuat fondasi ketahanan ekonomi masyarakat setempat.

Panen perdana tersebut berjalan lancar dan dihadiri langsung oleh sejumlah pemangku kepentingan di tingkat desa, yang mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap kemajuan desa. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Muara Takus, H. Helman Sandri; perwakilan dari Polsek yang diwakili oleh Iptu Setya Widodo, S.H.; Pengawas BUMDes Istana Maligai, Nasrul Datok Duo Rajo Balai; serta Direktur BUMDes Istana Maligai, Edo Putra.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Muara Takus, H. Helman Sandri, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kinerja seluruh jajaran pengurus BUMDes. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan bukti konkret bahwa program kerja yang disusun telah terealisasi dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Keberadaan unit usaha perikanan ini kami harap dapat terus berkembang dan tumbuh menjadi salah satu pilar utama pendapatan asli desa, sekaligus membuka ruang peluang usaha baru bagi warga sekitar yang ingin terlibat dalam rantai nilai produksi, pengolahan hingga pemasaran,” ujar H. Helman Sandri.

Senada dengan hal itu, Pengawas BUMDes Istana Maligai, Nasrul Datok Duo Rajo Balai, bersama Direktur BUMDes, Edo Putra, menegaskan komitmen lembaga untuk senantiasa menjaga prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan yang terbuka dinilai sangat penting agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan manfaat yang dirasakan dapat dirasakan secara merata. Kedua pihak juga menyampaikan rencana untuk memperluas skala budidaya pada siklus musim berikutnya, guna meningkatkan volume produksi sekaligus memperbesar nilai ekonomi yang dihasilkan.

Sementara itu, Iptu Setya Widodo, S.H., yang hadir mewakili pihak kepolisian, menyampaikan dukungan moril terhadap keberadaan BUMDes dan kegiatan-kegiatan produktif di desa. Ia menegaskan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, mengingat roda perekonomian yang berkembang pesat sangat bergantung pada lingkungan yang aman, tertib, dan damai.

Panen perdana yang menghasilkan lebih dari satu ton ikan patin ini menjadi bukti nyata kehadiran BUMDes Istana Maligai dalam mendorong perputaran ekonomi yang lebih mandiri dan produktif di tingkat desa. Melalui langkah yang sistematis dan berkelanjutan, masyarakat Desa Muara Takus kini tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, melainkan juga pelaku utama yang turut menikmati hasil dari potensi sumber daya yang dikelola secara bersama-sama. (Tunut.P-ANC)

Exit mobile version