DUMAI,Autenticnews.co,-
Di tengah guyuran hujan deras yang melanda Kota Dumai, sebuah aksi kepedulian sosial yang tulus dan mengesankan tampil dari tokoh masyarakat setempat, Janangkok Lumban Raja. Tanpa menunggu instruksi maupun imbalan, ia turun langsung ke tengah jalan raya guna mengatasi genangan air yang membahayakan keselamatan para pelintas.
Kejadian tersebut terpantau jelas pada Senin, 26 Oktober 2026, sekitar pukul 17.52 WIB di kawasan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur. Saat itu, hujan masih turun cukup lebat, namun Janangkok tampak tak peduli. Bermodalkan sebilah sekop, ia berdiri di bahu jalan yang tergenang air, sibuk membongkar sumbatan saluran pembuangan yang tertutup tanah dan sampah. Pakaiannya basah kuyup, namun semangatnya tak surut sedikit pun.
Kondisi jalan trans di kawasan tersebut yang tertutup luapan air hujan memang dinilai sangat berisiko, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas saat sore menjelang malam. Genangan yang pekat kerap menyembunyikan kerusakan permukaan jalan, sehingga rentan menyebabkan kecelakaan yang tidak diinginkan.
“Ini murni bentuk kepedulian kita bersama terhadap keadaan masyarakat dan keselamatan para pelintas. Jika genangan air ini dibiarkan tanpa ada upaya pembersihan saluran air di pinggirnya, lubang-lubang jalan yang tertutup air rawan memicu kecelakaan fatal bagi pengendara motor,” ujar Janangkok Lumban Raja di sela-sela kegiatannya membersihkan saluran drainase.
Langkah spontan dan tulus ini mendapat apresiasi luas dari warga sekitar maupun para pengguna jalan yang melintas. Banyak yang merasa terharu melihat ada tokoh masyarakat yang benar-benar hadir, bukan sekadar berbicara, melainkan turun langsung bekerja demi kepentingan umum.
Aksi ini setidaknya mengandung dua pesan penting. Pertama, kepekaan sosial dan gotong royong warga masih memiliki peran besar dalam menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan tempat kita tinggal. Kedua, kondisi saluran drainase di kawasan tersebut memang memerlukan perhatian serius dari instansi terkait, agar perbaikan dan pemeliharaan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Semoga langkah mulia Janangkok Lumban Raja ini dapat menjadi teladan bagi kita semua: bahwa kepedulian tidak menunggu diminta, dan kebaikan sekecil apa pun, jika dilakukan dengan tulus, akan membawa manfaat besar bagi banyak orang. Semoga juga pihak berwenang segera memperhatikan kelancaran sistem drainase di jalur strategis ini, agar aksi kepedulian warga tidak harus terus-menerus menggantikan tugas pemeliharaan yang seharusnya terjaga.(Tim-ANC).













